Berita / Berita Terbaru / Detail

9.369 RTM di Kebumen Bakal Terima Bantuan 468.450 Ekor Ayam

Berita Terbaru 15 Mei 2019 14:33:41 WIB Humas Kebumen dibaca 167 kali

KEBUMEN - Wakil Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH, membuka acara Sosialisasi Program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (BEKERJA)  di Pendopo Rumdin Bupati, Rabu (15/5).

Hadir pada acara tersebut, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kebumen Tri Waluyo, Kepala Balai Besar Veteriner Wates drh Bagus Poermadjaja MSc, serta sejumlah pejabat lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera Berbasis Pertanian (BEKERJA) adalah sebuah program untuk mengentaskan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat miskin. Utamanya untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat dengan memberikan bantuan ternak ayam kampung unggul Balitbangtan (KUB) kepada Rumah Tangga Miskin.

"Program ini sebagai upaya untuk mendukung program padat karya tunai di desa cash for work, penanganan stunting dan pengentasan daerah rentan rawan pangan," ujarnya.

Pada Tahun 2019 ini, kata Arif Sugiyanto, Kabupaten Kebumen menjadi salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang akan mendapatkan alokasi program tersebut.

Adapuun RTM penerima program BEKERJA sebanyak 9.369 RTM pada 51 desa di 5 Kecamatan. yakni Kecamatan Sadang, Karangsambung, Alian, Poncowarno, dan Kecamatan Kutowinangun.

"Semoga dengan dilaksanakannya program ini, masyarakat miskin di Kabupaten Kebumen semakin berkurang," imbuhnya.

Kepala Balai Besar Veteriner Wates Bagus Poermadjaja, menjelaskan Kementerian Pertanian melalui Balai Besar Veteriner Wates akan memberikan bantuan sebanyak 468.450 ekor ayam. Masing-masing RTM mendapatkan 50 ekor, pakan 1.405.350 kg, 9.369 paket obat dan 9.369 kandang. Bantuan ini diperuntukan bagi 9.369  RTM yang tersebar di 51 desa di 5 kecamatan.

"Kuota ini sesuai dengan database dari Kementerian Sosial RI. Jika data tersebut sudah valid, maka  sejumlah bantuan langsung kami berikan," terang Bagus Poermadjaja.

Ia menambahkan, khusus untuk bantuan kandang, masing-masing RTM mendapatkan Rp 500 ribu yang harus digunakan untuk pembuatan kandang. Dana ini nantinya akan didistribusikan melalui UPKK.

"Selanjutnya kami akan melakukan pemantauan secara periodik kepada RTM penerima bantuan guna mengetahui perkembangan usaha ternaknya," bebernya.(*)