Berita / Berita Terbaru / Detail

Resmikan Terminal Karanggayam, Bupati Minta Dirawat Bersama

Berita Terbaru 11 November 2019 14:29:09 WIB Humas Kebumen dibaca 14 kali

KEBUMEN - Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz, meresmikan Terminal Tipe C Karanggayam, Senin (11/11). Terminal untuk melayani angkutan pedesaan itu dibangun dengan anggaran Rp 339,2 juta.

Hadir pada acara itu Dandim 0709 Letkol Inf Zamril Philiang, Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kebumen RAI Ageng Sulistyo Handoko.

Bupati Kebumen mengatakan terminal menjadi sebuah langkah penting tahapan awal membuka peluang perubahan di segala aspek. Salah satu kunci kemajuan suatu wilayah adalah transportasi.

"Kecamatan Karanggayam salah satu kecamatan dengan kemiskinan tertinggi, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Bupati menegaskaan sebagai sarana umum, terminal adalah milik bersama. Kelemahan selama ini adalah pandai membangun tapi tidak pandai merawat.
"Karenanya mari kita jaga bersama, rawat bersama, gunakan secara baik. Agar memberikan manfaat yang maksimal serta jangka waktu yang lama," tegasnya.

Peresmian ditandai dengan pembubuhan tandatangan prasasti, pemotongan pita dan peninjauan terminal.

Kepala Dishub Kebumen RAI Ageng Sulistyo Handoko, menjelaskan Terminal Tipe C Karanggayam dibangun menggunakan dana APBD 2019 senilai Rp 339,2 juta.
"Pekejaannya dilaksanakan oleh CV Fajar Ghaisah dan Konsultan Pengawas CV Piramida Kreasi Mandiri. Mulai 15 Juli sampai 12 Oktober 2019," terang RAI Ageng Sulistyo Handoko.

Ada 50 angkutan yang melayani 3 trayek di wilayah Kecamatan Karanggayam di terminal ini. Yaitu Trayek Karanganyar-Karanggayam-Kajoran-Ginandong PP sebanyar 22 kendaraan. Trayek Karanganyar-Karanggayam-Soma PP sebanyak 20 kendaraan. Serta trayek Karanganyar-Kebakalan PP sebanyak 6 kendaraan.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Yazid Mahfudz, juga meresmikan dan memberikan nama mushalla Puskesmas Karanggayam. Selain itu, juga diserahkan bantuan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk ibu hamil.(*)