Berita / Berita Terbaru / Detail

Ultah ke-74, PMI Kebumen Lepasliarkan 500 Tukik dan Tanam 5.000 Mangrove

Berita Terbaru 21 September 2019 17:26:31 WIB Humas Kebumen dibaca 61 kali

KLIRONG - PMI Kabupaten Kebumen melepasliarkan 500 anak penyu atau tukik ke laut, Sabtu (21/9) siang. Pelepasan satwa yang dilindungi ke alam bebas ini dilakuka di Area Konservasi Penyu Objek Wisata Kalibuntu Desa Jogosimo Kecamatan Klirong.

Tukik yang dilepas itu merupakan hasil penetasan oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Gajah Gunung desa setempat. Kegiatan tersebut dalam rangka memperingati HUT ke-74 Palang Merah Indonesia.

Kegaiatan diawali dengan Apel Peringatan HUT ke-74 PMI yang dipimpin oleh Sekda Kebumen Ahmad Ujang Sugiono. Acara yang juga bersamaan dengan World Clean Up Day (WCD) Disperkim LH Kebumen ini dilanjutkan dengan bersih- bersih pantai. Kemudian, penanaman 5000 tanaman mangrove jenis rhizopora dan pelepasliaran 500 tukik penyu.

Kegiatan tersebut melibatkan  relawan PMI, ratusan anggota PMR Madya dan Wira dari Wilayah Kecamatan Klirong, anggota KSR dan TSR PMI Kabupaten Kebumen, dan masyarakat setempat.

Tampak hadir Ketua Sementara DPRD Kebumen Adhitya Wisnu Bayu Aji, Kepala Disperkim LH Edi Rianto, Ketua PMI Kebumen Sabar Irianto, serta sejumlah pejabat lainnya.

Ketua PMI Kebumen Sabar Irianto, mengatakan kegiatan tersebut bagian dari upaya pengurangan risiko bencana. Hal ini sesuai dengan arahan dari PMI pusat, bahwa peringatan HUT PMI tahun ini fokus pada kegiatan pengurangan risiko bencana.

"Sehingga PMI Kebumen melaksanakan kegiatan tanam mangrove di daerah kalibuntu yang menjadi muara dari sungai lukulo. Selain itu juga ada bersih bersih pantai utamanya Sampah Plastik dan Kaca serta pelepasliaran tukik ke laut," ujar Sabar Irianto, didampingi Sekretaris PMI Kebumen, Salim Wazdy.

Sekda Ahmad Ujang Sugiono, menyampaikan berharap melalui kegiatan tersebut dapat mempersatukan masyarakat Kabupaten Kebumen untuk meningkatkan kepedulian pada kemanusiaan dan permasalahan lingkungan hidup. Terutama sampah.

"Untuk itu mari kita sama-sama peduli dan beraksi. Saat ini permasalahan kebersihan sering kali menjadi salah satu masalah bersama," ujarnya.(*)