Berita / Berita Terbaru / Detail

Wabup Kebumen Buka Jambore Kader Posyandu 2019

Berita Terbaru 19 September 2019 14:32:25 WIB Humas Kebumen dibaca 22 kali

KARANGANYAR - Wakil Bupati Kebumen H Arif Sugianto SH secara resmi membuka kegiatan Jambore Kader Posyandu Tingkat Kabupaten Kbeumen tahun 2019 di Bale Petanahan Hotel Candisari Karanganyar, Kamis (19/9).

Jambore ini diikuti 35 puskesmas  dari 26 kecamatan dengan beragam lomba seperti uji wawasan Posyandu, uji ketrampilan alat peraga, penyuluhan kesehatan dan lainnya.

Wabup dalam sambutan mengatakan melalui kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi para kader posyandu dalam meningkatkan derajat kesehatan maayarakat, khususnya para ibu dan bayi.

"Kegiatan ini sangat  penting untuk mensukseskan program pemerintah dibidang kesehatan masyarakat. Diharapkan para kader dapat lebih terampil, cerdas dan tetap semangat dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat," kata Wabup.

Wabup juga berpesan kepada seluruh pemerintahan desa dan stake holder terkait agar mendukung penuh keberadaan posyandu serta menggerakan para kader untuk semakin aktif dalam memberikan pelayanan kesehatan.

"Posyandu ini sebagai upaya preventif dan promotif serta dapat memberi kontribusi yang cukup signifikan dalam cakupan imunisasi dan menekan angka kematian ibu dan bayi," jelas Wabup.

Sementara itu Kepala Dinkes Kebumen, dr. Hj. Rini Kristiani M.Kes usai mengikuti Rembug Stunting di Pendopo Rumah Dinas Bupati dan langsung meluncur ke lokasi Jambore mengatakan, dalam catatan Dinkes Kebumen,

pada tahun 2018 jumlah kader posyandu mencapai 10.698 kader aktif dari total 10.937. Sedangkan cakupan strata meliputi Strata Pratama sebanyak 18 pos, Madya 253 pos, Purnama 911 pos dan Mandiri 910 pos, sehingga total 2.092 posyandu.

"Namun jumlah kader dan sarana prasarana posyandu masih belum ideal. Sarana prasarana posyandu masih kurang dan kader posyandu maaih belum memiliki kompetensi maupun kapasitas yang ideal. Jadi masih terus dilakukan pembinaan dan pelatihan ketrampilan buat kader," ujar dr Hj Rini Kristiani MKes.

Kadinkes dr.Hj. Rini Kristiani M.Kes juga menambahkan bahwa saat ini Dinkes menghadapi banyak pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan.
 
"Utamanya masalah stunting dan ODF yang jadi program nasional agar dapat segera dituntaskan. Karenanya saya minta dukungan dari semua lapisan masyarakat maupun pemerintah desa agar mengalokasikan dana desa untuk peningkatan derajat kesehatan masyarakat desa itu sendiri," tutup dr. Hj. Rini Kristiani M.Kes.(*)